KULTUM LAGI !
Bismillaahhirrohmaanirrohiim..
Assalamu’alaikum warohmatullahi wa barokaatuuh..
Assalamu’alaikum warohmatullahi wa barokaatuuh..
Alhamdulillahirobbil
‘alamin, washolatu wasalmu’ala ashrofil ambya’i walmursalin, wa ‘ala alihi
washohbihi aj’mangin. Ama ba’du…
Bapak Ibu
jama’ah yang dimuliakan Allah, marilah kita panjatkan puji syukur atas segala
nikmat yang diberikan Allah kepada kita, utamanya adalah nikmat islam,
kesehatan, kekuatan dan kesempatan.
Tak lupa
salam dan shalawat semoga tetap terlimpahkan kepada Rasulullah Muhammad
Shallahu ‘alaihi wassalam, keluarga, sahabat dan para pengikutnya yang
senantiasa istiqomah melaksanakan ajarannya. Aamin yaa robbal ‘alamiin..
Jama’ah yang
dirahmati Allah, pada kesempatan kali ini saya akan membacakan sebuah kultum
dengan tema:
Shalat dhuha
merupakan salah satu shalat sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah
Shallahu ‘alaihi wassalam. Banyak sekali penjelasan hadits yang menyebutkan
berbagai keutamaan, manfaat atau keistimewaan shalat dhuha bagi siapa saja yang
melaksanakannya.
Keutamaan
dan keistimewaan sholat dhuha menurut beberapa hadits Rasulullah Muhammad
Shallahu ‘alaihi wassalam antara lain:
1. Bentuk
terima kasih dan rasa syukur kita kepada Allah
Sholat dhuha
merupakan ekspresi terimakasih kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, atas
nikmat sehat dan bugarnya setiap sendi tubuh kita. menurut Rasulullah Shallahu
‘alaihi wassalam, setiap sendi ditubuh kita berjumlah 360 sendi yang setiap
harinya harus kita beri sedekah sebagai makanannya. Dan sholat dhuha adalah
makanan bagi sendi-sendi tersebut.
“Pada setiap
manusia diciptakan 360 persendian dan seharusnya orang yang bersangkutan
(pemilik sendi) bersedekah untuk setiap sendinya.” Lalu, para sahabat
bertanya:” Ya Rasulullah Shallahu ‘alaihi wassalam, siapa yang sanggup
melakukannya? ” Rasulullah Shallahu ‘alaihi wassalam menjelaskan:
“Membersihkan
kotoran yang ada di masjid atau menyingkirkan sesuatu (yang dapat mencelakakan
orang) dari jalan raya, apabila ia tidak mampu maka sholat dhuha dua raka’at,
dapat menggantikannya” (H.R. Ahmad bin Hanbal dan Abu Daud)
2. Sedekah
bagi seluruh persendian tubuh manusia
Dari Abu
Dzar al-Ghifari ra., ia berkata bahwa Nabi Muhammad Shallahu ‘alaihi wassalam
bersabda:
“Di setiap
sendi seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah)
adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap
tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah,
menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah
sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala” (HR Muslim).
3. Sebuah
rumah di surga
Bagi yang
rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam
surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad Shallahu ‘alaihi
wassalam:
“Barangsiapa
yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia
akan dibangunkan sebuah rumah di surga.”
(Shahih al-Jami’: 634)
4.
Memperoleh ganjaran di sore hari
Dari Abu
Darda’ ra, ia berkata bahwa Rasulullah Shallahu ‘alaihi wassalam berkata:
Allah ta’ala
berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka
Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya” (Shahih al-Jami:
4339).
Dalam
riwayat lain juga disebutkan: Sesungguhnya Allah ‘Azza Wa Jalla berkata: “Wahai
anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka aku akan
mencukupimu di sore harimu”.
5. Pahala
Umrah
Dari Abu
Umamah ra bahwa Rasulullah Shallahu ‘alaihi wassalam bersabda:
“Barang
siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat
wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barang siapa yang
keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang
melaksanakan ‘umrah…” (Shahih al-Targhib: 673).
Dalam sebuah
hadits yang lain disebutkan bahwa Nabi Shallahu ‘alaihi wassalam bersabda:
“Barang
siapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah
usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat
(Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna,
sempurna, sempurna..” (Shahih al-Jami’: 6346).
6.
Mendapatkan Ampunan Dosa
“Siapa pun
yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh
Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi).
Itulah
beberapa kutipan hadist mengenai Keutamaan dan Keistimewaan Shalat Dhuha.
Semoga bisa membuat kita lebih giat lagi dalam menjalankan shalat dhuha, dan
bagi yang belum melaksanakannya mungkin bisa sesegera mungkin untuk memulai
menjalankannya… Aamiin…
Walaupun
banyak sekali keutamaan dan manfaat sholat dhuha, namun kita harus tetap
menjaga niat kita. Alangkah baiknya jika kita melakukannya dengan ikhlas tanpa
pamrih, hanya mengharap ridho dan kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Demikianlah
sedikit yang dapat saya sampaikan. Kurang lebihnya saya mohon maaf.
Billahitaufik walhidayah.. Wassalamu’alaikum warohmatullahi wa barokaatuuh..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar